Ada yang punya pengalaman perangkat radio keluaran ubiquity seperti:
Nano Bridge, Rocket, Air grid tidak bisa diremote? Sudah direset, IP
default bisa di ping namun radio tidak bisa di remote baik via http
maupun ssh?
Berdasarkan pengalaman yang saya alami, hal tersebut dikarenakan beberapa kemungkinan:
1. Hardware failure/malfunction
2. Username dan password diganti orang lain
3. Firmware corrupt
Untuk point pertama, jika masalahnya sudah hardware, maka mau tidak
mau perangkat harus dilem biru tuhh…(alias beli baru :D). Point 2 dan 3
harusnya masih bisa diselamatkan. Dan kedua point ini agaknya
berhubungan. Mengapa? Karena jika username dan password diganti oleh
orang lain, mau tidak mau kita harus melakukan yang namanya “smart hand”
alias reset perangkat. Adakalanya pada saat kita melakukan reset, kita
kurang berhati-hati dan malah merusak firmware/OS di dalamnya. Hal ini
pernah saya alami sebelumnya. Dimana pada saat radio sudah saya reset,
IP default 192.168.1.20 berhasil saya ping dari laptop saya. Namun tidak
halnya pada saat saya mencoba remote ke dalam radio, baik menggunakan
browser(http/https) maupun ssh. Kesimpulannya firemware radio telah
rusak. Apakah firmware yang rusak bisa kita benerin?
Berikut ini adalah langkah-langkah yang telah saya lakukan dan berhasil menyelamatkan radio tersebut. Dalam kasus ini radio yang saya bedah ialah Nano Bridge M5.
1. Pastikan IP default radio 192.168.1.20, bisa kita ping dari laptop/PC setelah tombol reset sudah di tekan.
C:\Users\Hendra>ping 192.168.1.20
Pinging 192.168.1.20 with 32 bytes of data:
Reply from 192.168.1.20: bytes=32 time=1ms TTL=64
Reply from 192.168.1.20: bytes=32 time=0ms TTL=64
Reply from 192.168.1.20: bytes=32 time=1ms TTL=64
Reply from 192.168.1.20: bytes=32 time=1ms TTL=64
Ping statistics for 192.168.1.20:
Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
Minimum = 0ms, Maximum = 1ms, Average = 1ms
2. Download firmware terbaru radio anda sesuai type. Firmware ubiquity dapat di download di sini!
3. Download aplikasi tftp2,
dimana aplikasi ini berguna untuk meng-upload firmware ke dalam radio.
Setelah itu, pada kolom server name di tftp2, isikan alamat IP radio.
Dan jangan lupa file firmware yang sudah kita download tadi, dimasukkan
di kolom fire. Seperti gambar di bawah ini:
Lalu tekan tombol upgrade untuk proses lebih lanjut.
4. Setelah proses upgrade selesai, cobalah login via browser dengan
menggunakan IP 192.168.1.20. Jika proses di atas berjalan dengan baik,
radio sudah bisa kita remote kembali dengan menggunakan
browser(http/https) ataupun ssh.
5. Step-step di atas bisa juga dipakai untuk type ubiquity lainnya.
-Semoga bermanfaat-
Ubiquity Rocket M5 selalu reset ke seting default
Dua
hari dikerjain radio. Internet di site setiap lima atau sepuluh menit
mati. Penyebabnya radio link ke arah Telkom yang menggunakan perangkat Ubiquity Rocket M5
selalu reset ke seting default. Memang tak sulit mengatasinya. Cukup
seting ulang, internet kembali normal. Tapi kalo tiap lima menit mati,
tetep aja judulnya tapedeh..
Berbagai
cara dicoba dan dianalisa. Mulai dari pengujian listrik, UPS didobel,
pasang grounding, ganti konektor sampai ganti radio sudah dicoba tetap
saja si Rocket M5 reset by self. Dua hari ulur-ulur kabel dan naik turun tower sampe pegel tidak ada hasilnya juga.
Putus
asa dengan hardware, pindah ke software. Firmware radio diupgrade ke
versi terakhir. Masih tetap mati-mati juga. Setingan diutak atik secara
ngacak, baru ketemu solusinya. Di bagian system ada tombol "Enable Reset Button". Tanda centangnya dibuang dan sampai saat ini tidak ada masalah lagi.
Tombol Enable Reset Button
fungsinya untuk mengaktifkan tombol reset yang ada di perangkat. Bila
ada masalah tinggal ditekan saja tombol tersebut, perangkat akan kembali
ke setingan pabriknya. Bisa jadi ada sesuatu yang tidak diketahui men-trigger
sinyal reset sehingga software menganggap tombol itu ditekan. Entah
konslet karena air atau ada interfrensi frekuensi, sampai saat ini belum
bisa aku ketahui.
Radio
memang sudah tidak bermasalah. Namun bila suatu saat ada masalah yang
tidak bisa diatasi secara software, pasti bakalan ribet karena tombol
hard reset di perangkat tidak aktif. Tapi sabodo teuing lah, yang
penting bisa jalan sementara.
Hal-hal
semacam ini lah yang sering bikin mumet karena di penjelasan teknis
pabrik atau FAQ website produsen tidak ada. Makanya ini aku tulis, siapa
tahu bisa membantu teman bagian networking yang kebingungan saat
mengalami kasus serupa. Buat yang ga mudeng, mohon maaf silakan dilewatin saja.
Cape
tapi ada hasilnya buatku ga masalah. Cape yang bermasalah itu kalo
kasusnya seperti beberapa waktu lalu. Internet mati total secara
tiba-tiba. Aku cek semua perangkat keras dan setingannya sudah bener
semua. Inget jaringan internetku pernah digangguin sama penunggu pohon
palem, aku sempatin ngomong sama pohon sampai dibilang salah obat sama
temen-teman.
Pegel diteriakin sana sini internet mati sampai 2 hari, aku kumpulin segenap rasa "ambek"
dan nyamperin ke kantor Telkom. Plong rasanya bisa muntahin segala
sesek hati di Telkom sampai akhirnya kembali nyesek ketika mbak CS nya
bilang gini, "maaf bapak, internetnya memang diblokir karena tagihan belum dibayar..."
Semprulll..
http://blog.rawins.com/2012/05/dikerjain-radio.html

